Gundah saat mata terjaga
Silau meskipun tertutup kelopak
Melirik takut tak melirik berdetak kencang jantungku
Diam bagai terguncing berpolah bagai digunting
Aku
hanya numpang bernafas disini
Hanya
sehirup udara yang ku minta
Tak akan udaramu yg ku hirup
Tak juga pemandangan indahmu ku
tatap
Aku hanya memijak sejengkal tanah
Hanya sejengkal yang ku minta
Bukan tanah tempat istanamu menjulang
Bukan juga Altarmu yang kujadikan tempat bersandar
Aku tak tertarik untuk hidup di duniamu
Lebih baik aku mersakan sesak nafas daripada aku menghirup
hak udara saudaraku yang kini juga merasa sesak..
Aku lebih memilih ikut merasakan sesak daripada menyesakkan…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar